Pada hari Rabu 26 Agustus 2020, Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Kualanamu, Rahmat Priyandoko, mengikuti Rapat Koordinasi Kehumasan untuk para insan kehumasan DJBC yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepabeanan Internasional Antar Lembaga (KIAL). Acara yang berlangsung selama kurang lebih 4 jam tersebut (dari 08.00 sd 12.00 WIB) dilaksanakan secara daring dan dibuka oleh Syarif Hidayat (Direktur KIAL) dan menghadirkan nara sumber Kasubdit Komunikasi Publik, Deny Surjantoro, dan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo. Rakor diselenggarakan untuk menyegarkan dan memadukan kembali arah komunikasi strategis seluruh unit kehumasan di lingkungan DJBC.

Deny Surjantoro pada sesi pertama menyampaikan hal-hal antara lain Reviu Komunikasi Publik DJBC pada kurun semester pertama tahun 2020 dengan total kemunculan pemberitaan Bea Cukai pada 7 (tujuh) media cetak nasional dan 7 (tujuh) media online nasional adalah 5.008 kali yang merupakan hasil dari 2.625 produksi berita dari seluruh unit DJBC dengan indeks berita negative sebesar 0,94%. Selain itu, Deny juga menyampaikan studi kasus terkait manajemen krisis suatu kasus berita negative serta menggambarkan update produktivitas penyusunan artikel oleh unit kehumasan seluruh DJBC. Yustinus Prastowo pada sesi kedua menyampaikan materi yang tidak kalah tajam dengan pembahasan Bagaimana Komunikasi Publik yang Efektif dan strategis dalam Pemulihan Ekonomi Nasional. Diskusi interaktifpun terjadi antara kedua narasumber dan peserta dengan bahasan komunikasi strategis DJBC pada masa pandemi.
Diakhir kegiatan, Deny Surjantoro menekankan bahwa focus Komunikasi Strategi DJBC pada semester 2 tahun 2020 adalah pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), tanpa mengabaikan publikasi atas hasil penindakan dan capaian kinerja masing-masing. Pada kesempatan rakor kali ini juga, Deny berpamitan kepada seluruh insan kehumasan DJBC karena mendapat penugasan yang baru sebagai Atase Keuangan Bea Cukai di Singapura dan sebagai legasi Deny dan tim telah menyusun buku blueprint komunikasi DJBC dengan judul “Communicustoms Excisted”. Buku tersebut ditujukan untuk memberikan arah dan panduan kehumasan DJBC dalam mengkomunikasikan Bea Cukai kepada Masyarakat untuk Bea Cukai Yang Maikn Baik.

